Ramadhan Sebagai Bulan Motivasi

Ramadhan Sebagai Bulan Motivasi

Oleh : Slamet Mahfudh / Abu Dawud

 

Bulan suci ramadhan terasa sangat istimewa bagi setiap Muslim, dan terasa nikmat meskipun harus merasakan lapar dan dahaga dimusim kemarau tahun ini. Betapa tidak, karena ibadah puasa yang dilaksanakan setiap Muslim dikerjakan dalam ketaatan dan kepatuhan penuh didasari perasaan cinta yang mendalam kepada Allah SWT.

Kepasrahan penuh kepada Allah SWT dalam cinta yang besar, akan meletakkan posisi manusia pada tingkatan derajat yang tinggi (maqomul ‘ala) dibandingkan dengan makhluk Allah yang lain yang hidupnya sekedar didasarkan pada keterikatannya pada materi. Bahakan telah banyak bukti diketika manusia tidak mampu membebaskan dirinya dari keterbelengguan terhadap materi telah meletakkan posisinya pada derajat asfala safilin atau bahkan lebih rendah dari binatang.

Ibadah puasa yang mita laksanakan saat ini memberikan pelajaran yang luar biasa kepada kita, bahwa ada yang lebih berharga dari hanya sekedar motivasi materi, yakni keutuhan komitmen kepada Allah dalam melaksanakan segala aktivitas sebagai bukti kecintaan kita kepada Allah SWT, melebihi segalanya. Karena paling tidak ada tiga hal yang akan dihasilkan dari rasa cintanya kepada Allah SWT;

  1. Terjaga kelanggengannya.
  2. Terjaga kualitas dan produktifitasnya.
  3. Menentramkan hati, dan
  4. Memerdekakan.

Motivasi materi pada perilkau manusia akan berakibat pada keterikatannya pada karakter materi itu sendiri, sedang karakter itu fana, tidak langgeng dapat dan tiada serta rusak pada titik tertentu, maka keterikatan seseorang pada motivasi materi akan berakibat pada ketidak langgengan perilaku seseorang, diketika seorang istri berkhidmad kepada suaminya karena dorongan material maka tidak jarang egitu materi tak lagi dimiliki suami akan menimbulkan persoalan kehidupan rumah tangganya, sebaliknya jika suami memilih seorang istri hanya karena kecantikan dan kekayaannya belaka maka boleh jadi seseorang akan meninggalkan istrinya disaat kecantikan dan kekayaannya sirna. Beberapa karyawan dan pegawai merasa bebas dan dapat berbuat semaunya disaat pimpinan tidak ada di tempat, pengendara kendaraan melepas helm karena tidaj ada polisi dsb.

Disamping kelanggengan, juga akan meningkatkan kualitas dan produktifitas kerja seseorang diketikan motivasi ibadah dan kinerjanya ditumbuhkan dari kecintaannya kepada Allah dan Rasulnya. Dihadapan orang dan tidak adanya pengawasan bagi seorang muslim dalam beribadah tetap sama bahkan tetap berusaha meningkatkan kualitas ibadahnya baik dari sisi kesesuaian terhadap aturan maupun yang lainnya, dan selalu berupaya secara maksimal untuk meningkatkan kualitas kinerjanya, yang berarti akan dapat meningkatkan produktivitas kinerjanya dalam wilayah ibadah secara umum.

Ingat kepada Allah adalah bagian dari wujud perasaan cinta kepada Allah, ingat kepada Allah dalam segala gerak hidup seorang muslim akan menimbulkan perilaku yang selalu dikaitkan keridloan Allah SWT, yang bearti setiap perbuatan kita selalu berada pada garis edar yang telah ditetapkan sesuai maunya Allah karena selalu berharapkeridloan-Nya semata. Dan disaat kita memang berada di atas garis edar yang benar maka tak perlu ada kekhawatiran dan kerisauan di hati, karena hanya orang salah sajalah yang hatinya tak akan pernah tenang karena dikejar oleh kesalahannya sendiri, maka benarlah, hanya orang yang selalu ingat kepada Allah-lah yang tenteram hatinya.

“Ketahuilah hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang.”

Kepatuhan dan ketaatan seorang muslim untuk meninggalkan makan dan minum serta berhubungan suami istri disiang hari karena Allah SWT, meskipun makanan, minuman berhubungan suami istri itu milik sendiri dan halal untuk dimakan dan dilakukan, namun karena kecintaannya kepada Allah begitu besar hal tersebut tidak dilakukannya.

Allah memberikan pelajaran yang luar biasa pada ibadah puasa dengan memberikan bentuk motivasi  tak terhingga akan kualitas ibadah puasa seseorang dibawah kebijaksanaan Allah yang Maha Agung.

Pos ini dipublikasikan di Risalah Dakwah. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s